Free Culture Manifesto in Indonesian Language
after a few month trying to grab some squad .. still there is a confused fragrant among the member. so I decided to translate the manifesto of free culture in Indonesian Language. hope the vision of free culture can be more clear, and hope it will be useful.

This is the pure translated version of manifesto of free culture.org in Indonesian Language (id) hope it can be usefull.
Misi dari Freeculture adalah untuk membangun sebuah skema bawah-atas, struktur partisipasi untuk sosial dan budaya, ketimbang atas-bawah, tertutup, dan struktur yang ekslusif. Melalui kekuatan demokrasi yang ada di internet dan teknologi digital, kita dapat menaruh alat untuk membuat dan mendistribusikan, berkomunikasi dan berkolaborasi, mengajarkan dan belajar dengan orang banyak - dan keaktifan, hubungan, informasi menyeluruh, ketidakadilan dan ketertutupan lambat laun akan hilang dari dunia.
Kami percaya bahwa budaya harusnya memiliki hubungan dua arah, partisipasi, dan tidak sepenuhnya konsumsi. kami tidak akan berdiam diri di ujung tabung media satu arah. Dengan internet dan perkembangan lainnya, adanya teknologi yang hadir dengan paradigma baru penemuan, satu sisi semua orang bisa menjadi artis, dan semua orang bisa sukses, tidak berdasarkan hubungan industri akan tetapi berdasarkan kemampuan.
kami menolak untuk menerima feodalisme digital dimana kami tidak memiliki secara utuh product yang kami beli, akan tetapi hanya menjamin penggunaan terbatas selama kami membayar sewa. kami harus menahan dan membuat versi ulang dari expansi radikal hak properti intelektual, yang dapat mengancam poin dimana mereka dapat memainkan banyak hak dan hak lain yang berhubungan dengan individu dan sosial.
Kebebasan untuk membangun apa yang ada di masa lampau sangat penting untuk kreativitas dan inovasi untuk berkembang. Kami akan mempromosikan budaya turunan dalam sebuah domain publik. Kami akan membuat, memberikan, mengadaptasi, dan mempromosikan content terbuka. kami akan mendengarkan musik bebas, melihat seni bebas, menonton film bebas, dan membaca buku bebas. semuanya sementara, kami akan berkontribusi, berdiskusi, menjelaskan, mengkritik, mengembangkan, mengimprov, mencampur, mengaduk, dan menambahkan bumbu lain ke dalam sup budaya bebas.
Kami akan menolong semua orang untuk mengerti nilai kultur kita yang sangat kaya, mempromosikan software bebas dan model open-source. kami akan menolak peraturan yang menekan dan dapat mengancam kebebasan dan membatasi inovasi. kami akan menentang pengawasan level perangkat keras (hardware) yang akan mencegah pengguna memiliki kontrol terhadap mesin mereka dan data mereka.
kami tidak membiarkan industri untuk mendistribusikan produknya dengan peraturan yang jahat. kami akan menjadi partisipan aktif dalam budaya bebas untuk hubungan dan produksi, membuatnya menjadi mungkin melalui internet dan teknologi digital, dan kami akan melawan segala kemungkinan yang dapat menjatuhkan baik dari korporat ataupun kontrol legislative. jika kita memperbolehkan bawah - atas, struktur partisipan dalam internet akan berputar ke dalam service tv kabel yang lebih baik - jika kita memperbolehkan paradigma pembuatan dan distribusi yang ada untuk berkembang dengan sendirinya - maka jendela kesempatan yang terbuka melalui internet akan tertutup, dan kita akan kehilangan sesuatu yang indah, revolusionis, dan susah didapat.
Masa depan di tangan kita; kita harus membangun sebuah gerakan budaya dan teknologi untuk mempertahankan keberagaman digital.
pic source : panphotography
August 19th, 2009 at 1:20 pm
Hi, I’am from UIN jakarta and want to join with you organization. What prerequirements needed to make this membership available for me? Thanks for your respons.
February 22nd, 2010 at 1:15 pm
no requirements will needed just hang around with us in the coffee shop beside the campus at 4 pm
hope you will come